Merebut Anugerah Terbaik by Abu Islah

Dear friends,

This Ramadan 1431H is nearly at the end. What have we done to grab all those FREE chances given by Allah? Have we done sadaqa? How much have we read the Quran? Have we improved ourselves spiritually, mentally and physically? Do we even feel blessed in this month of blessings? C’mon guys, there’s only a week more to go. It’s not too late for you to put all your efforts to get those special prizes from Allah! JUST DO IT!

Sincerely,

Sensei

“…Ramadhan datang bukan untuk membuat umat Islam lemah, lesu dan takut, kerana melaksanakan ibadah shaum, tilawah Al-Qur’an dan solat tarawih. Tetapi Ramadhan datang untuk membuat umat Islam lebih kuat, bersemangat, berani dalam perjuangan membebaskan diri dari dominasi musuh-musuhnya, baik musuh internal berupa syahwat dan syaitan maupun musuh eksternal dari orang-orang kafir yang mengadakan kerosakan di muka bumi. Demikianlah yang semestinya terjadi dalam perjalanan sejarah umat Islam di bulan Ramadhan.

Momentum tahunan Ramadhan ini harus dipersiapkan oleh umat Islam dengan sebaik-baiknya, sehingga visi Ramadhan dapat tercapai, iaitu terealisasinya ketaqwaan. Ketaqwaan yang sebenarnya, ketaqwaan di seluruh lapangan kehidupan. Ketaqwaan di rumah, di masjid, di pejabat, di sekolah dan kampus. Ketaqwaan di pasar dan di mana saja kita berada. Ketaqwaan inilah yang melahirkan barakah dari langit dan bumi, pembuka pintu rahmat Allah Swt. dan jalan keluar serta solusi atas segala krisis multidimensional…”


“…Rasulullah Saw sangat gembira dan memberikan khabar gembira kepada umatnya dengan datangnya bulan Ramadhan. Rasulullah menyebutkan keutamaan-keutamaan Ramadhan dalam pidato penyambutan bulan suci itu:

Dari Salman Al-Farisi Ra. berkata: “Rasulullah Saw berkhutbah pada hari terakhir bulan Sya’ban: Wahai manusia telah datang kepada kalian bulan yang agung, bulan penuh barakah, di dalamnya ada malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Allah menjadikan puasanya wajib, dan qiyamullailnya sunnah. Siapa yang mendekatkan diri dengan kebaikan, maka seperti mendekatkan diri dengan kewajiban di bulan yang lain. Siapa yang melaksanakan kewajiban, maka seperti melaksanakan 70 kewajiban di bulan lain. Ramadhan adalah bulan kesabaran, dan kesabaran balasannya adalah surga. Bulan kesatuan, dan bulan ditambahkan rezeki orang-orang beriman. Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka diampuni dosanya dan dibebaskan dari api neraka dan mendapatkan pahala seperti orang orang yang berpuasa tersebut tanpa dikurangi pahalanya sedikitpun.”

Artikel penuh klik di sini: Paksi.net

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Days I Wrote..

September 2010
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
%d bloggers like this: